Selasa, 03 Desember 2019

Untukmu Belahan Jiwaku


Untukmu Belahan Jiwaku

Empat dasawarsa telah engkau lewati

Kehadiranmu meramaikan rumah nan sepi

Kau yang pertama menjadi buah hati 

Membuat hati berseri-seri

Tahun demi tahun silih berganti

Ketika tiga dasawarsa terlewati

Pertemuan kita yang dinanti

Membina jalin suci

Kini ....

Kau telah menjadi imam buatku

Menjadi panutan untuk buah hatimu

Jagalah terus janji itu

Untuk selalu menjagaku

Menyayangi putra mungilmu

Sayangku ....

Saat di usiamu hari ini

Kekasih sejatiku telah menerima Wahyu

Sebagai buah perjalan baru

Mengarungi hidup di dunia ini

Aku berharap ....

Jangan pernah lelah akan sikapku

Bila datang keegoisanku

Saat hati diselimuti rasa cemburu

Yang selalu menggebu

Hingga menggores hatimu

Imamku ....

Aku tinggalkan semua aktivitasku

Hanya untuk memenuhi permintaanmu

Terus berusaha menjadi pendampingmu

Agar mendapat Ridha-Nya selalu

Kekasihku ....

Jangan pernah kau nodai jalinan ini

Dengan kata-kata keji

Perilaku yang membuat emosi

Hingga menyimpan dendam di hati

Masih terngiang dalam ingatanku, ketika keinginanku, maumu untuk mengikat janji suci tepat dihari kelahiranmu.

Teruntukmu, 20 November 2018 Barakallah fii umrik. (NH)

Terimakasih yang sudah mau membaca, tetap semangArt ... jangan lupa bahagia.

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 211118

Rabu, 0:49





pic.dokumen pribadi

BBB DWPF Puisi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar