Selasa, 03 Desember 2019

Kenali gigitan kutu kucing pada manusia



#Kenali gigitan kutu kucing pada manusia

Kami sekeluarga bukan termasuk pemelihara hewan, tapi rumah kami bagaikan shelter bagi mereka.

Banyaknya kucing tetangga dan kucing liar, bertamu tak diundang, duduk dan buang hajat sesuka hati.

Musim kemarau seperti ini biasanya banyak berkembang biak kutu-kutu kucing, alhasil bertebaranlah kutu kucing dimana dia singgah.

Kalau anda pecinta kucing, harus tahu bahaya kutu di bulu peliharaan kesayangan anda. Jika sampai tergigit, seseorang akan merasakan gatal yang ekstrem.

Apa itu kutu kucing? Hewan ini berukuran sangat kecil dan suka menjelajah di antara bulu-bulunya.

Kucing peliharaan biasanya akan dijaga kebersihannya, bagaimana dengan kucing liar?

Anak saya suka sekali dengan binatang berbulu itu, kemanapun kita ngebolang pasti berhenti hanya sekedar menginjak buntutnya.

Di rumah setiap ada kucing selalu dicium, alhasil tanpa sadar kutu menggigit dibawah bibir terlihat seperti luka jatuh/ gigitan nyamuk, tidak ada satu centi.

Kenapa bisa tahu anak anda digigit kutu kucing?

Sebelumnya adik dan ponakan saya juga mengalami hal serupa, kata dokter terkena gigitan kutu kucing, bahkan sampai 2 bulan, kalau orang dewasa bisa lebih cepat karna bisa menahan garukan atas rasa gatal.

Pertolongan pertama saat itu saya gunakan minyak but-but, mudah ditemui ditoko-toko herbal, sempat kering, karena bocah tangannya iseng, biasanya kalau mau sembuh luka tersebut menyebabkan rasa gatal, alhasil semakin melebar.

Ternyata kutu kucing mempunyai sifat alergen, alergi kalau semakin digaruk bisa mengakibatkan infeksi.

Biasanya parasit seperti ini akan mencari makanan dengan menghisap darah hewan yang dia hinggapi. Tapi ketika sumbernya terbatas, ia mulai menyedot darah korban yang rentan seperti manusia.

Sebenarnya, kulit manusia bukan habitat yang tepat untuk perkembangbiakan kutu kucing. Ini karena bulu yang ada di tubuh manusia tidak lebat.

Sebenarnya mudah saja cara menghilangkan rasa gatal karena gigitan kutu kucing pada manusia :

* cuci dengan air hangat bagian tubuh yang tergigit menggunakan sabun antibakteri seperti sabun sereh atau lainnya.
* keringkan dan ambil es batu yang sudah dihancurkan, lalu bungkus dengan plastik bisa dengan kain kassa.
* tempelkan pada bagian yang tergigit 2-3 menit.
* lakukan terus menerus sampai tidak gatal lagi dan ingat jangan digaruk.
* bisa juga kompres dengan minyak tawon, sampai lukanya mengering.

Atau gunakan salep hydrocortisone dan pi kang shuang tuk mengeringkan luka.
 
Kadang kita luput untuk menjaga kebersihan lingkungan kita, semoga prinsip "Kebersihan sebagian dari iman" tetap menjadi acuan hidup.


Referensi :

Rahayu Ramli di Facebook

www.hobi binatang.com



Ketika Memuji Ucap Masya Allah Atau Subhanallah



Ketika Memuji Ucap Masya Allah Atau Subhanallah

Ucapan yang selalu membuat saya salah kaprah. Makna dari kata masya Allah adalah Allah berbuat atas Kehendak-Nya atau atas kehendak Allah. Begitu pun dengan makna subhanallah adalah Mahasuci Allah.

Kalau kita mengulik dari artinya sudah pasti bila setiap kali mata memandang, melihat kekaguman atas ciptaan-Nya kita ucapkan subhanallah.

"Subhanallah artikelnya enak dibaca .... "

"Masya Allah itu orang baru pergi haji tidak memakai hijab .... "

Memang tidak salah kedua ucapan tersebut, tetapi kalau kita telaah lagi atas firman-Nya Qs. Al-Kahfi ayat 39, yang artinya;

Dan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan "Masya Allah, laa quwwata illaa billaah"(Sungguh, atas kehendak Allah, semua ini terwujud), tidak ada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, sekalipun engkau anggap harta dan keturunanku lebih sedikit daripadamu.

Untuk ucapan subhanallah, QS. Al-Baqarah ayat 116, yang artinya;

Dan mereka berkata, "Allah mempunyai anak."  Mahasuci Allah, bahkan milik-Nyalah apa yang di langit dan di bumi. Semua tunduk kepada-Nya.

Nah sekarang sudah mengertikan ketika memuji atau mendengar kabar baik ucapkan masya Allahbegitu juga sebaliknya ucapkan subhanallah.

"Masya Allah cantiknya."

"Subhanallah, semoga Allah memberikan dia hidayah-Nya."


Maafkan bila tulisan saya kurang berkenan, self reminder.

"Mengubah kebiasaan tidak semudah membalikkan telapak tangan, jadi ... mulailah dari diri kita."(NH)

#Keepsmile &Istiqamah

Jakarta, 051118

Senin, 21:57

pic.3bp.blogspot.com

Masya Allah Subhanallah


Repost] Bagaimana Engkau Memandang Gurumu?



[Repost] Bagaimana Engkau Memandang Gurumu?

(Postingan Ustadz Satria Hadi Lubis)

Maaf admin bila repost.

Ibnu Abbas seorang sahabat yang ‘alim, mufasir Quran umat ini, seorang dari Ahli Bait Nabi pernah menuntun tali kendaraan Zaid bin Tsabit al-Anshari radhiallahu anhu dan berkata,

 هكذا أمرنا أن نفعل بعلمائنا

 “Seperti inilah kami diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kami”. Berkata Abdurahman bin Harmalah Al Aslami,

 ما كان إنسان يجترئ على سعيد بن المسيب يسأله عن شيء حتى يستأذنه كما يستأذن الأمير

 “Tidaklah sesorang berani bertanya kepada Said bin Musayyib, sampai dia meminta izin, layaknya meminta izin kepada seorang raja”.

 Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata,

 مَا وَاللَّهِ اجْتَرَأْتُ أَنْ أَشْرَبَ الْمَاءَ وَالشَّافِعِيُّ يَنْظُرُ إِلَيَّ هَيْبَةً لَهُ

 “Demi Allah, aku tidak berani meminum air dalam keadaan Asy-Syafi’i melihatku karena segan kepadanya”. Diriwayatkan oleh Al–Imam Baihaqi, Umar bin Khattab mengatakan,

 تواضعوا لمن تعلمون منه

 “ Tawadhulah kalian terhadap orang yang mengajari kalian”.

 Al Imam As Syafi’i berkata,

 كنت أصفح الورقة بين يدي مالك صفحًا رفيقًا هيبة له لئلا يسمع وقعها

 “Dulu aku membolak balikkan kertas di depan Malik dengan sangat lembut karena segan padanya dan supaya dia tak mendengarnya”.

Abu ‘Ubaid Al Qosim bin Salam berkata, “Aku tidak pernah sekalipun mengetuk pintu rumah seorang dari guruku, karena Allah berfirman,

 وَلَوْ أَنَّهُمْ صَبَرُوا حَتَّى تَخْرُجَ إِلَيْهِمْ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 “Kalau sekiranya mereka sabar, sampai kamu keluar menemui mereka, itu lebih baik untuknya” (QS. Al Hujurat ayat 5).

Imam Nawawi ketika hendak belajar kepada gurunya, beliau selalu bersedekah di perjalanan dan berdoa, "Ya Allah, tutuplah dariku kekurangan guruku, hingga mataku tidak melihat kekurangannya dan tidak seorangpun yang menyampaikan kekurangan guruku kepadaku" (Lawaqih al Anwaar Al Qudsiyyah : 155).

Beliau pernah mengatakan dalam kitab At-Tahdzibnya :

 عقوق الوالدين تمحوه التوبة وعقوق الاستاذين لا يمحوه شيء البتة

 "Durhaka kepada orang tua dosanya bisa terhapus oleh taubat, tapi durhaka kepada ustadzmu tidak ada satupun yang dapat menghapusnya".

Imam al Ghazali berkata, "Rasa hormatmu kepada gurumu harus setinggi rasa hormatmu kepada orang tuamu. Sebab gurumu menunjukkan engkau kepada jalan keselamatan, sedang orang tuamu belum tentu (ada orang tua yang hanya peduli dengan kesuksesan duniawi anaknya)."

Habib Abdullah Al-Haddad mengatakan, "Paling berbahaya bagi seorang murid adalah berubahnya hati gurunya kepadanya. Seandainya seluruh wali dari timur dan barat ingin memperbaiki keadaan si murid itu, niscaya tidak akan mampu, kecuali gurunya telah ridha kembali " (Adab Suluk Al Murid : 54).

Seorang murid sedang menyapu madrasah gurunya, tiba-tiba Khidir as mendatanginya. Murid itu tidak sedikitpun menoleh dan mengajak bicara Khidhir. Maka Khidhir Berkata, "Tidakkah kau mengenalku? Murid itu menjawab, "Ya Aku mengenalmu, engkau adalah al Khidhir, guru yang mulia." Khidhir as berkata : "Kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku?" Murid itu menjawab, "Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satu pun hajat kepadamu" (Kalam Al Habib Idrus al Habsyi : 78).

Pesan para ulama di atas semakin relevan di zaman sekarang. Ketika banyak aktivis Islam (yang mendapat hidayah Allah melalui perantara para murobbi) menjadi "galak" dan silau dengan budaya kebebasan berpendapat dan kesetaraan yang berasal dari ideologi liberal, sehingga lupa menerapkan adab yang Islami kepada para murobbinya. Begitu mudah mengghibah dan menjelekkan-jelekkan gurunya. Lalu dimana letak keberkahan ilmu yang sudah didapat jika adab kepada guru dipandang sebelah mata?

Kemajuan yang kita harapkan bukan kemajuan seperti negara Barat yang mengabaikan hablum minallah (sekuler). Perjuangan Islam tidak akan mencapai hasilnya jika masalah mendasar semacam ini sudah disepelekan oleh para aktivis Islam dan para penuntut ilmu.

Ingat, keberhasilan Sultan Muhammad al Fatih merebut Konstantinopel salah satunya disebabkan ia sangat menghormati dan mendengar pendapat gurunya.

***

Self reminder dikala anak zaman now sudah tidak peduli dengan etika dalam pergaulan.(NH)

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 241118
Sabtu, 09:55

pic. dp grup wa mentor BSQ Al-Azhar 

guru

Ketika Ucapan Insya Allah Diragukan: Sedih!



Ketika Ucapan Insya Allah Diragukan: Sedih!

Apa kabar

Kali ini saya ingin membahas kata "In sya Allah" bukan tentang penulisan yang selalu dijadikan polemik, antara "sh" atau "sy" , selama ucapannya benar tidak masalah ya plukers.

Kata ان شا الله yang sering terlupa bahkan sudah dijadikan alasan untuk menghindar. Ketika tidak ingin pergi dalam suatu acara, malah mengucapkan kata tersebut.

Siang itu ada wa masuk menanyakan apakah saya ingin ikut dalam acara rihlah dan saya menjawab ان شالله, kemudian besoknya dia menanyakan kembali, benar kan ya ikut? begitulah singkat isi chat-an saya waktu itu.

Kalimat tersebut membuat hati tergores padahal saya sedang berhijrah untuk menggunakannya semaksimal mungkin, meminimalis kebohongan.

***

QS. Alkahfi: 23-24 yang artinya:

Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, "Aku pasti melakukan itu besok pagi,"

kecuali  (dengan mengatakan) "Insya Allah." Dan ingatlah kepada Tuhanmu apabila engkau lupa dan katakanlah, "Mudah-mudahan Tuhanku akanmemberiku petunjuk kepadaki agar aku yang lebih dekat (kebenarannya) daripada ini."

Ayat tersebut menurut riwayat, ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Nabi Muhammad saw tentang roh, kisah Ashabul Kahfi (penghuni gua) dan kisah Zulkarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan kepadamu. Dan beliau tidak mengucapkan Insya Allah (artinya jika Allah menghendaki).

Tapi rupanya sampai besok harinya wahyu terlambat datang untuk menceritakan hal-hal tersebut dan Nabi tidak dapat menjawabnya. Maka turunlah ayat 23-24 di atas, sebagai pelajaran kepada Nabi; Allah mengingatkan pula bilamana Nabi lupa menyebut Insya Allah haruslah segera menyebutkannya kemudian.

***

Rosulullah saja harus mengucapkannya, apalagi kita ya plukers, tetapi ingat kalau memang benar-benar tidak ingin menghadiri sesuatu bilang saja maaf saya tidak bisa, kadang-kadang rasa tidak enak hati itu yang membuat kita salah menggunakan kata ان شاالله. (NH)

#Self Reminder, artikel yang sudah lama mengendap. Jangan lupa bahagia tetap semangArt.


Sumber: AlQur’anul Karim

#keepsmile&Istiqamah

Sabtu, 241118

Jakarta, 16:55

pic. google.doc

BBB DWPFKeepsmile&Istiqamah selfreminderIn sya Allah

[puisi] Kerinduan Yang Mendalam



[puisi] Kerinduan Yang Mendalam

Ya nabi salam ’alaika

Ya rosul salam ’alaika 

Ya habib salam ’alaika

Sholawatullah ’alaika

Hari ini ....

Adalah kelahiranmu

Kedatanganmu yang selalu ditunggu

Sesosok yang membawa sinar dalam kegelapan

Cahayamu telah ada sebelum nabi Adam tercipta

Kehadiranmu membawa kabar gembira

Kau adalah idola

Di seluruh alam semesta

Kekasih sejati yang selalu kurindu

Menatapmu adalah impianku

Meski diri tidak mampu

Mengharap sua mengingat atas hilafku

Aku tak pantas ....

Ya habibi

Bibir ini tak henti mengucap namamu

Hati terus menitipkan rindu

Berharap menjadi salah satu barisanmu

Ummati .... Ummati ....

Itulah kata terakhirmu

Yang membuat hati selalu terenyuh

Ingin selalu berjumpa

Walau sekedar menyapa

Ya Rahman .... Ya Rahim ....

Kuasa-Mu segalanya

Atas pertemuanku dengannya

Meski di atas bara api kumelihatnya

Aku rela ....

Ya Mujibassa’ilin ....

Hanya satu pintaku

Jangan membuat hatinya terluka

Di saat Kau tunjukkan perilakuku di dunia

Aamiiin ....



#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 201118

Selasa, 23:29




pic.google.doc

BBB DWPF PUISI PlukmeRosululullah


Untukmu Belahan Jiwaku


Untukmu Belahan Jiwaku

Empat dasawarsa telah engkau lewati

Kehadiranmu meramaikan rumah nan sepi

Kau yang pertama menjadi buah hati 

Membuat hati berseri-seri

Tahun demi tahun silih berganti

Ketika tiga dasawarsa terlewati

Pertemuan kita yang dinanti

Membina jalin suci

Kini ....

Kau telah menjadi imam buatku

Menjadi panutan untuk buah hatimu

Jagalah terus janji itu

Untuk selalu menjagaku

Menyayangi putra mungilmu

Sayangku ....

Saat di usiamu hari ini

Kekasih sejatiku telah menerima Wahyu

Sebagai buah perjalan baru

Mengarungi hidup di dunia ini

Aku berharap ....

Jangan pernah lelah akan sikapku

Bila datang keegoisanku

Saat hati diselimuti rasa cemburu

Yang selalu menggebu

Hingga menggores hatimu

Imamku ....

Aku tinggalkan semua aktivitasku

Hanya untuk memenuhi permintaanmu

Terus berusaha menjadi pendampingmu

Agar mendapat Ridha-Nya selalu

Kekasihku ....

Jangan pernah kau nodai jalinan ini

Dengan kata-kata keji

Perilaku yang membuat emosi

Hingga menyimpan dendam di hati

Masih terngiang dalam ingatanku, ketika keinginanku, maumu untuk mengikat janji suci tepat dihari kelahiranmu.

Teruntukmu, 20 November 2018 Barakallah fii umrik. (NH)

Terimakasih yang sudah mau membaca, tetap semangArt ... jangan lupa bahagia.

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 211118

Rabu, 0:49





pic.dokumen pribadi

BBB DWPF Puisi


Mimpi Berasal



Tentang mimpi apa yang menakutkan? saat bermimpi adik meninggal lalu menjadi kenyataan, itu menurut saya sangat horor.

Pagi itu ... saya mendengar acara Tombo Ati di salah satu stasiun televisi swasta, temanya tentang mimpi. Nara sumbernya menjelaskan ada beberapa mimpi, berhubung saya nontonnya sambil masak diseling suapin anak, jadi kurang nyimak siapa ustadznya kala itu, makanya di atas saya tulis mendengar. Lanjut ....

Mimpi itu terbagi tiga:

1. Dari Tuhan

Biasanya mimpi yang dialami oleh para nabi dan orang-orang sholeh lainnya. Bahwa mimpinya adalah suatu petunjuk, contohnya saat Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih anaknya.

2. Dari Syetan

Ko bisa? kadang makhluk astral mengganggu tidur manusia yang tidak membaca do’a, contohnya bisa dibaca dari beberapa artikel para pluker tentang mimpi yang diadakan #Me!radio, bisa dikategorikan mimpinya dari syetan.

3. Dari hati

Dari penjelasan nara sumber bahwa mimpi dari hati, kalau kata nenek saya dikatakan istilah "terkesima", waktu lalu saya mengalaminya, saat sedang berbalas komen dengan Pangeran Textra dilanjut pertanyaan Isya lalalala u lala (namanya menggelitik hati), tenang pluk mereka jarang masuk ke lapak saya tipis kemungkinan membaca artikel ini, kalau dibaca? maafkan deh! ghibah, ups, lanjut ... saya tertidur terus bermimpi bertemu pangeran textra dengan tis, semalam saya juga bermimpi dapat viewer bludak, aamiinin dung!

Saat itu ada partisipan yang bertanya dia bermimpi salah satu kerabatnya di tubuhnya berdarah-darah, keesokan harinya dia mengalami kecelakaan. Ustadznya menjelaskan apabila kita bermimpi seperti itu__mimpi kita menjadi kenyataan, jangan pernah berpikir itu gara-gara mimpi saya_dia kecelakaan, tetapi memang dari Tuhanmu, bagian dari takdir-Nya.

Kalau ada yang salah tolong di tulis di kolom komentar ya, maklum ingatan ibu rumah tangga yang menontonnya kurang fokus, berhubung irit kuota saya tidak pergi ke mbah google.

Ini splash karena kata-katanya tidak muat saya cut, lalu saya tempel di story, jadi splashnya tidak kepotong ya pluks.

Namanya sekilat info ingat sekilat bukan sekilas, jadi ...?

Terimakasih yang sudah mau membaca, menulis ini saat terbangun mau ke kamar mandi, mau tidur lagi malah lihat plukme, baca artikel tentang 9pm3, lanjut nulis, sekarang mengantuk, sweetdream.

Maaf bila tanpa memperhatikan kaidah PUEBI anggap saya lagi ngelindur, artikel tanpa di draft terlebih dahulu langsung submit. Memang kemarin-kemarin? sama saja ya! tanpa kaidah juga, hehe ....

Sumber: acara tombo ati rtv yang diolah dengan bahasa sendiri.

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 241118

Sabtu 0:21

 

Pic, galeri suami

bbb Me!radio mimpimacam-macam mimpi sekilat infoKeepsmile&Istiqamah Me


My Wedding Anniversary: Hidup Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan



My Wedding Anniversary: Hidup Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

How are you today plukers?

Hanya kamu yang aku pilih menjadi pria sebagai kekasih, karena kamu tahu syarat apa yang kuminta pada Tuhanmu. Aku memilihmu berharap menjadi pertama dan yang terakhir dalam hidupku ... tetapi, malam itu kamu memutuskan aku, karena kesalah fahaman yang tidak kumengerti.

Hari ini sewindu lebih satu tahun kita bersama, menapaki sebuah kasih asmara hanya tertuju pada Ridha Ilahi. Sebuah mahligai baru yang kita putuskan, mengikat janji suci menggetarkan Arsy-Nya.

Sebagai anak sulung yang mempunyai tiga adik perempuan yang jaraknya tidak begitu berjauhan dan dua adik lelaki yang satu sudah pergi, dan satu masih kecil, merupakan beban moral yang harus kujalankan, mereka telah memiliki pujaan hati, sedangkan aku? hanya berteman sepi.

Meski keluarga kami bukan pekerja seni, tetapi ruang lingkup terbatasi oleh pengincar bangkai, senang sekali dengan sesuatu yang berbau daging mati. Meski hati tidak mengindahi, tetapi sangat melukai orang-orang terkasih.

Entah berapa hati yang telah kupatahkan, meski sama-sama mempunyai rasa, aku lebih memilih merahasiakannya. Hingga tanpa terasa usia kian bertambah.

Di dalam perenungan, aku selalu mengadahkan tangan apa yang diinginkan dari seorang wanita yang disebut ibu dan adik, mereka juga sudah cukup berumur untuk menyudahi akhir kisah asmaranya dan sangat tabu untuk melangkahi kakanya.

***

Robiatul adawiyah pun dia tidak menikah, lebih memilih bercumbu dengan Tuhannya, suatu alasan yang selalu kupegang, sudahlah ...! langkahi aku, tetapi hati kecil pun berontak, aku tidak mau itu terjadi ... apa kata orang, ego mulai menggelayuti.

Aku mulai berusaha untuk mengikuti tukar biodata, ta’aruf namanya, aku bukan wanita sholehah yang setuju menikah tanpa mengenal terlebih dahulu siapa yang akan menjadi imamku, lagi-lagi usaha itu pun sirna seperti biodata yang entah kemana.

Kala itu datang seorang pria untuk mengajar private di rumah, dia pun berusaha menjodohkanku dengan temannya, dengan perawakan yang subur tinggi semampai (semeter tak sampai), kami berkenalan dan itu pun berakhir seperti ilmu sempoa yang ia ajarkan.

Seorang teman pun yang mengetahui keadaanku memulai aksi ajang pencarian jodoh, aku pasrah mengikuti alurnya, pertemuan hampir gagal karena saat itu sudah lewat dari jam yang sudah disepakati.

Temanku berkata, suaminya tidak pernah gagal dalam hal menjodohkan, sudah cukup biarlah mungkin lain hari bisa bersua, akhirnya suaminya pun datang dengan seorang pria tua bersamanya, hati kecil bertanya apakah dengan dia? rasa was-was membisikkan telinga, mungkinkah--wajahnya lebih banyak kerutan dari orangtua saya, lagi-lagi ego berbicara. Tuhanku mendengar jeritan hati ini, dia pun tak pernah kudengar kabarnya lagi.

Tidak berselang lama aku pun hijrah, ke kota udang ... suasana, pengalaman, dan teman baru, bagai primadona, hati pun berbunga-bunga, mereka mengalami delusi cinta. Kuputuskan untuk menyudahinya. Aku pulang ke Jakarta tanpa harus memperpanjang masaku di sana.

Hari itu seorang yang memanggilku ninjitsu, membawa seorang pria, tatapannya bagai busur panah yang selalu memperhatikanku di depan pintu rumah sakit, saat itu nenekku sedang dirawat, hati berbisik, betapa manisnya pria itu ... andai bisa lebih lama bersamanya.

***

Suara sms masuk, entah nomer yang tidak kukenal, aku tidak pernah mengindahkan angka-angka asing yang masuk ke gawaiku, dia begitu gigih, akhirnya aku menyerah, kami berkenalan dan melabuhkan hatiku padanya. Tuhanku mendengar bisikan hati kala itu,  pria yang kukenal di rumah sakit, kini menjadi kekasihku.

Hati mulai meragukannya, kabar angin telah mengacau dalam hatiku, pun dari artikel yang kubaca, apabila seseorang tidak pernah mengajak ke rumahnya harus dipertanyakan keseriusannya, saya tidak mungkin kesana, bagai tempayan samperin gayung, itu istilah bagi wanita yang datang ke rumah sang pria. Padahal terlalu dini, pertemuan kami pada bulan maret jadian pun tidak pernah aku ingat kapan dimulainya kisah kasih kita.

Ternyata memang keluarganya memegang prinsip, wanita tanpa ikatan dilarang untuk dikenalkan kepada orang tuanya.

***

Pada malam itu, hatiku kamu buat pecah berkeping-keping, perkenalan enam bulan harapan kamu menjadi yang terakhir pupus sudah. Malam itu saat kusedang di tempat kursus daerah tebet, ada telpon, katanya saya dan keluarga sudah di jalan untuk datang ke rumah.

Kamu benar-benar membuatku kaget, tanpa persiapan, dia melamarku, memutuskan sebagai kekasih lalu meminangku sebagai istri. Perkenalan kita baru enam bulan, pertemuan pun jarang.

Setelah sembilan bulan janji suci dilaksanakan, hari itu kelahiranku adalah hari kelahiranmu, rumah kita juga saling berhadapan, Masya Allah.

Akhirnya kegelisahan orang tuaku usai dan adik-adikku bisa bernafas lega, setelah satu keluar, satu demi satu adikku juga melepas masa lajangnya. Kini tinggal satu adik bontot pria masih kuliah.

Aku melangkah ke gerbang yang lebih luas, memasuki keluarga baru, alhamdulillah dapat mertua yang baik dan bijaksana. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin.

Memang ujian hidup tidak akan pernah usai sampai roh keluar dari raga, mendengar cibiran para tetangga kapan menikah, setelah menikah kapan punya anak? ups sudah hampir 1000 kata, kapan-kapan lanjut kisahnya.

Tuhanmu tidak akan menguji hamba-Nya diluar batas kemampuan, bila yang jomlo tetap semangat, pertanyakan hatimu, orang-orang terdekatmu, hususnya orang tua kamu, apakah sudah rela melepas kesendirianmu?

Tuhanmu selalu mendengar meski itu hanya terbesit di hati.

Terimakasih yang mau membaca, tetap semangArt, jangan lupa bahagia.

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 221118

Kamis, 20:37

pic.dokumen pribadi

22112009-22112018, do’aku saat itu.

anniversary bbb

Berjalan, Olagraga Ringan Dan Menyenangkan



Berjalan, Olagraga Ringan Dan Menyenangkan

Ternyata manfaat berjalan banyak loh! sudahkah plukers menggerakkan seribu langkah hari ini?

Olahraga paling murah dan ringan selain berlari adalah berjalan, kegiatan ini rutin kami lakukan pagi dan sore, selain sehat juga merefresh otak dari aktivitas sebagai ibu rumah tangga.

Menyenangkan ...? yups, bagi saya sekeluarga berjalan adalah hal yang paling menyenangkan, bisa melihat sekeliling tanpa harus mematikan mesin kendaraan, bisa cuci mata, dan mendengar omongan orang, ups.

Manfaat berjalan ternyata cukup besar loh pluks, dari berbagai sumber yang saya ketahui, selain mencegah osteoporosis, menyehatkan jantung, diabetesmenurunkan berat badan, termasuk masalah memori_alzhaemir juga menyegarkan otak alias menghilangkan stres, otomatis juga mencegah darah tinggi ya pluks dan masih banyak lagi manfaat berjalan.

Temannya mamer dia terkena diabetes dan dia tidak ingin ketergantungan obat yang harus dikonsumsi seumur hidup. Dokternya pun menyetujui dengan syarat dia harus berjalan setiap hari selama 30 menit, dan cara itu berhasil loh pluks, gula darahnya sekarang stabil tanpa mengonsumsi pil tersebut, amazing-kan?

Minimal kita berjalan dalam sehari 15-30 menit, baru-baru memang kaget, otot tegang otomatis membuat pegal, ditambah bila anak kelelahan harus membawa beban ditangan, tetapi untuk menyenangkan buah hati selalu tetap semangat.

Sangat disayangkan diera digital, adanya aplikasi ojek online, hanya berjarak 500 meter dari rumah, ketik gawai, tibalah seseorang dengan atribut lengkap penutup muka dan wajah, tinggal duduk tanpa harus mengeluarkan keringat setitik pun, rasa malas lebih kuat dibandingkan untuk kesehatan yang lebih berharga.

Ayo! mulailah dengan diri sendiri, bila alasan dikejar waktu bangunlah lebih pagi, parkirkan kendaraan anda jauh dari lokasi kerja, lalu berjalanlah.

Kalau bukan anda yang menyayangi diri sendiri siapa lagi, masa saya ... he ... he ... he ... pis ah!

Sumber: dokumen pribadi

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 231118

Jum’at, 09:21

pic.dokumen pribadi


Untukmu yang Berprofesi Guru



Untukmu yang Berprofesi Guru

Selamat hari guru, meski bukan sebagai pendidik formal, guru adalah pengajar__seseorang yang mengamalkan ilmunya, meski orang tua dia adalah guru untuk anak-anaknya.

Kalau sekarang guru Taman Kanak-Kanak (TK) saja harus bertitle strata satu (S1) untuk mengajarkan anak-anak orang lain, apalagi anak anda! jadi ... bagi para sarjana yang tidak bekerja,  jangan berkecil hati, karena kelak pendidikan kamu sangat berharga untuknya.

Guru adalah cita-cita saya dari kecil ... meski pesimis, tetapi hati kecil terus berkata, andai saya tidak bisa menjadi guru untuk orang lain, setidak-tidaknya bisa mengajarkan anak sendiri. Alhamdulillah dream become true, pertama saya diberi kesempatan berbagi ilmu, ketika kursus keagamaan di YISCAlazhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Para mentor di sana adalah dari civitasnya sendiri, saya diberi kesempatan membagi ilmu kepada seorang muallaf.

Pengalaman baru untuk saya meski hanya mengajar membaca huruf hijaiyyah, setelah itu diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mengajar TK, dari anak remaja sedikit berbelok ke anak-anak, pengalaman yang sangat luar biasa, tangisan di awal masuk sekolah sampai kegaduhan di kelas, kalian yang guru anak-anak pasti tahu, tetapi saudara saya bercerita, anak-anak berseragam abu pun sekarang susah diatur.

Meski hanya sebentar pengalaman yang Tuhan berikan kepada saya, karena saya hamil dan mengajar berlanjut ke buah hati. Ada satu lagu yang sering dinyanyikan saat pelepasan anak-anak, sampai saat ini saya sangat terenyuh dengan lagu tersebut.

Lagu yang dinyanyikan oleh Putri, Ubas, Rani, Anita (AFI Junior) ini merupakan lagu ciptaan Melly Goeslaw.

Lirik Lagu Terima Kasih Guruku

Pagiku cerahku matahari bersinar

Ku gendong tas merahku di pundak

Slamat pagi semua, Ku nantikan dirimu

Di depan kelasmu menantikan kami

Guruku tersayang, Guru tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal

Guruku terima kasihku

Nyatanya diriku kadang buatmu marah

Namun segala maaf kau berikan

(Intro)

Selamat pagi semua kunantikan dirimu

Di depan kelasku menantikan kami

Guruku tersayang, Guru tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal

Guruku terima kasihku

Nyatanya diriku kadang buatmu marah

Namun segala maaf kau berikan

Guruku tersayang, Guru tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal

Guruku terima kasihku

Kira-kira lagunya ada yang salah tidak ya!?

Bagi kamu yang berprofesi guru, dengan gaji pas-pas an jangan berkecil hati, cari berkahnya ya! Mamer hanya berprofesi sebagai guru bisa mengkuliahkan keenam anaknya, tinggal satu orang yang masih kuliah, kalau kita main logika memang tidak mungkin, tetapi jangan main-main dengan campur tangan Tuhan, karena itu semua di atas segalanya.

Guru Tk, apakah anak murid anda masih mengingat kalian?  Wahai plukers masih ingatkah anda dengan guru TK anda? 

Tetap semangat untukmu para guru, tetap ikhlas mengajar murid-murid kalian. Teletubies ...

#keepsmile

Jakarta, 251118

Minggu, 16:01

pic. kiriman Lian Gaisi grup wa BBB

Hari gurulirik lagu terimakasih guruku bbbdwpf


Malam Jum’at Membaca Surat Yasin apa Alkahfi?



Malam Jum’at Membaca Surat Yasin apa Alkahfi?

Mau tahu dong kalau kamu iya kamu malam jum’at membaca surat Yasin apa Alkahfi? yups, membaca ke duanya lebih baik, apalagi menerapkan satu hari satu juz, pernah tahukan ODOJ alias One Day One Juz, bagus itu akhi wa ukhti, memotivasi kita untuk selalu membacanya bukan seminggu sekali pas malam jum’at.

Pendapat orang beda-beda, ada yang melarang Yasinan ada yang menganjurkan Alkahfi, begitu saja dijadikan polemik, keduanya tidak salah, jadi jangan saling merasa paling benar, mereka memiliki dalilnya masing-masing.

Berdasarkan blog harakah Islamiyah, Rasulullah saw. bersabda,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ حم الدُّخَان وَيس أَصْبَحَ مَغْفُوْراً لَهُ

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Barang siapa membaca di malam Jumat surat Hamim Ad-Dukhan dan Yasin, maka ia diampuni dosanya ketika masuk waktu pagi.” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)

Al-Baihaqi menyatakan bahwa hadis dari Abu Hurairah tersebut berkualitas dhaif karena terdapat perawi bernama Hisyam Ibnu Ziyad, murid Abu Hurairah. Namun Al-Baihaqi menyatakan bahwa kedhaifan ini dikuatkan dengan riwayat dari Al-Hasan.

Dalam riwayat lain, Al-Baihaqi meriwayatkan dari tabiin besar Abu Qilabah.

عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، قَالَ: " مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنَ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ، وَمَنْ قَرَأَ الْكَهْفَ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ حُفِظَ مِنَ الْجُمُعَةِ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَإِذا أَدْرَكَ الدَّجَّالَ لَمْ يَضُرَّهُ وَجَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، وَمَنْ قَرَأَ يس غُفِرَ لَهُ

Dari Abu Qilabah yang berkata, “Barang siapa menghafal sepuluh ayat dari surat Al-Kahfi, dia akan dijaga dari fitnah Dajjal. Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan dijaga dari satu Jumat ke Jumat berikutnya. Ketika dia menemui Dajjal, ia tidak akan membahayakannya. Pada hari kiamat, wajahnya akan bersinar seperti rembulan pada malam purnama. Barang siapa membaca surat Yasin, dia akan diampuni.” (HR. Al-Baihaqi)

Setelah menyebutkan riwayat tersebut, Al-Baihaqi menyatakan,

هَذَا نُقِلَ إِلَيْنَا بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِنْ قَوْلِ أَبِي قِلَابَةَ وَكَانَ مِنْ كِبَارِ التَّابِعِينَ، وَلَا يَقُولُهُ إِنْ صَحَّ ذَلِكَ عَنْهُ إِلَّا بَلَاغًا

“Hadits ini dinukil kepada kami dengan sanad ini dari ucapan Abu Qilabah. Beliau adalah salah satu dari Kibarut Tabiin (Tabiin Senior). Beliau tidak akan mengatakan hal semacam itu jika riwayat ini benar dari beliau, kecuali berdasarkan riwayat dari Rasulullah saw.” (Syu’ab Al-Iman, 4/99)

***

Membaca Alqur’an itu semuanya baik, mau Yasin silahkan ... Alkahfi monggo, ke duanya terdapat dalil yang menjelaskan, terlepas dari hadits dhaif, saya yang fakir ilmu, hanya mengungkapkan apa yang saya tahu, seperti 2+2=4 #1+3 juga 4 . Dari gambar di atas malah ada tiga surat yang sunah dibaca pada malam jum’at.(minda)

Kenapa Baginda Rosulullah dikatakan Alqur’an berjalan, karena beliau adalah hamba yang mengamalkan Alqur’an bukan hanya sekedar dibaca, dihafalkan, tetapi yang terpenting adalah diamalkan.(NH)

Maafkan bila artikel ini kurang berkenan, saya masih belajar dan terus belajar, masalah dosa dan mendapat pahala itu urusan Allah SWT.

Terimakasih yang sudah mau membaca.

Sumber hadits harakah islamiyah.

#keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 301118

Jum’at, 09:07

pic. Harakah Islamiyah.doc

pic.kiriman grup wa mentor BSQ

Alkahfi Yasin Addukhan bbbdwpf

Ucapan Alhamdulillah dengan Alhamdulillah’ala Kulli Haal



Ucapan Alhamdulillah dengan Alhamdulillah’ala Kulli Haal

Pernahkah kalian mendengar ucapan الحمدلله على كل حال ?

Ketika saya sedang menjelajah dan menikmati aksara demi aksara yang teruntai dari platform sebelah, sampailah pada status teman, istrinya baru melahirkan, dia mengucapkan Alhamdulillah’ala kulli haal (segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan), saya rada kaget membacanya, setahu saya ucapan tersebut untuk ungkapan hal yang tidak menyenangkan.

Ilmu yang sudah saya tahu dari mama mertua_barakallah fii kuum dan hasrat ingin berbagi dengan kalian, akhirnya saya mengelus layar canggih lalu pergi ke mbah google untuk mencari dalil yang menguatkan. Berdasarkan hadits nabi, ucapan tersebut diucapkan:

Pertama, setelah bersin

عَنْ نَافِعٍ أَنَّ رَجُلاً عَطَسَ إِلَى جَنْبِ ابْنِ عُمَرَ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ. قَالَ ابْنُ عُمَرَ وَأَنَا أَقُولُ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ وَلَيْسَ هَكَذَا عَلَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَّمَنَا أَنْ نَقُولَ الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ.

Dari Nafi, ada seorang yang bersin di dekat Ibnu Umar lalu dia berucap, “Alhamdulillah wassalam ‘ala rasulillah”. Mendengar ucapan orang tersebut, Ibnu Umar mengatakan, “Saya juga mengucapkan kalimat Alhamdulillah was salam ‘ala rasulillah namun tidak seperti itu yang diajarkan oleh Rasulullah kepada kami. Beliau mengajari kami untuk mengucapkan “Alhamdulillah ‘ala kulli hal” ketika bersin” [HR Tirmidzi no 2738, dinilai hasan oleh al Albani].

عَنْ أَبِى أَيُّوبَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَلْيَقُلِ الَّذِى يَرُدُّ عَلَيْهِ يَرْحَمُكَ اللَّهُ وَلْيَقُلْ هُوَ يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ ».

Dari Abu Ayub, Rasulullah bersabda, “Jika salah satu diantara kalian bersin hendaknya dia mengucapkan “Alhamdulillah ‘ala kulli haal“. Orang yang mendengarnya merespon dengan mengucapkan, “Yarhamukallahu“. Kemudian orang yang bersin mengucapkan, “Yahdikumullahu wa yushlih baalakum“”[HR Tirmidzi no dinilai sahih oleh al Albani].

Kedua, ketika melihat hal-hal yang tidak menyenangkan

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا رَأَى مَا يُحِبُّ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ ». وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ ».

Dari Aisyah, kebiasaan Rasulullah jika menyaksikan hal-hal yang beliau sukai adalah mengucapkan “Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmus shaalihat”. Sedangkan jika beliau menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan beliau mengucapkan “Alhamdulillah ‘ala kulli hal“” [HR Ibnu Majah no 3803 dinilai hasan oleh al Albani].

Berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah di atas bahwa Rosulullah ketika menyukai suatu hal yang menyenangkan, beliau mengucapkan;

  

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ

 

“Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmus shaalihaat” yang artinya: Segala puji bagi Allah yang dengan kenikmatan-Nya menjadi sempurna segala amal saleh.

Masya Allah indahnya sinar rembulan, Alhamdulillah.

Subhanallah terjadi gempa, Alhamdulillah’ala kulli haal.

***

Apabila melihat sesuatu yang menyenangkan saya cukup ucapkan الحمد لله.

Sekali lagi saya mengatakan bahwa tidak ada ucapan yang salah, tetapi mulailah menggunakan kalimat toyyibah sesuai tuntunan Alqur’an dan hadits.(minda)

Saya hamba yang fakir, semoga tulisan ini bermanfaat, maafkan bila kurang berkenan dan tidak lupa saya ucapkan terimakasih yang sudah mau membaca.

Penggunaan ucapan Masya Allah dan Subhanallah sesuai firman Allah klik di sini.

Sumber: dari berbagai sumber

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 291118

Kamis, 15:01



 

 

 

pic.t1.gstatic.com

Alhamdulillah Kalimat ThoyyibahAlhamdulillah’ala kulli haal plukmekeepsmile bbb dwpf



[ceritaanak] Negeri Di Atas Awan : Dongeng Untuk Gadis Difabel



[ceritaanak] Negeri Di Atas Awan : Dongeng Untuk Gadis Difabel

Ini kisah di Negeri Awan ... penghuninya selalu memancarkan sinar bagi makhluk yang di Bumi.

Cahayanya selalu berkilau membuat siapa pun yang melihatnya bahagia.

Rembulan ... Matahari dan Bintang pun ikut senang bahwa dirinya begitu bermanfaat bagi orang banyak.

Tetapi ketika mengamati lagi, ada satu rumah yang terlihat begitu lusuh tidak terlihat gembira akan sinar mereka. Penghuni Negeri  Awan pun menjadi muram.

"Sang Rembulan turunlah kau ke Bumi, coba kau tanyakan ada apa gerangan rumah itu begitu terlihat sedih? ucap Sang Matahari ."

Sang Rembulan segera menuruti perintah Sang Matahari. Di amati rumah itu ... dari sudut ke sudut, terlihat gadis kecil yang sedang menangis ... Rembulan pun menghampiri anak tersebut.

"Wahai penghuni makhluk Bumi, kenapa engkau begitu bersedih, bukankah kami Negeri Awan selalu memberikan keceriaan bagi yang melihatnya."

"Ka ... kamu siiaapa?" dengan suara yang sedikit parau. 

"Aku Sang Rembulan wahai gadis kecil."

Gadis kecil pun memeluk erat Sang Rembulan, cahayanya menghangatkan relung jiwa.

"Aku gadis yang memiliki kaki tidak sempurna, teman-temanku selalu mengejekku ... tidak ada satu pun yang mau bermain denganku." isak tangis pun semakin keras.

"Lihatlah diriku ... ! apakah kau tidak melihat, aku pun tidak sempurna, tapi aku selalu tersenyum dan memberikan sinarku untuk mereka."

"Tetapi kamu punya kelebihan ... cahayamu bisa membuat mereka bahagia, sedangkan aku ... !" dengan tertunduk begitu sedih.

"Tersenyumlah, kau pun punya kelebihan, setiap anak mempunyai itu, galilah dirimu, jangan hanya meratapi nasibmu."

Gadis kecil pun bangkit ... tak ada lagi air mata yang dia keluarkan, meski tidak sedikit yang mengejeknya tetapi lebih banyak orang yang mencintainya.

Sejak saat itu penghuni Negeri Awan tidak lagi melihat rumah yang bersedih.



Thanks to Plukers Rindist

"Kekurangan terhadap diri bukanlah hambatan untuk menjadi orang yang memberikan manfaat untuk orang banyak."(NH)


pic.4bp.blogspot

Ide datang saat goreng tempe dan tahu, terinspirasi oleh plukers Rindist.

Masih belum bisa bermain diksi, tetap semangat.

Terimakasih sudah mau berbagi dan merepotkan mba Rindist.

Terimakasih juga buat mba Nurhalipah, guru online

Terimakasih grup DWPF 

Terimakasih grup BBB

Terimakasih juga yang sudah mau membaca.

Ini judulnya Terimakasih # erorhuman




#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 021018

Jumat, 02:19


DWPF DWPFCernak BBBcahaya dongeng ceritaanakcernak


[ceritaanak] Boneka Salju


[ceritaanak] Boneka Salju

Negeri Eskuistria merupakan negeri yang pemimpinnya begitu angkuh dan serakah.

Tidak ada kedamaian di negeri tersebut, setiap hari ada saja keributan yang terjadi. Keluarga dan penduduknya tidak ada yang gemuk.

Pada suatu hari datanglah seekor Beruang ke negeri tersebut, dia begitu subur, bulunya lembut ... siapa pun yang melihatnya merasakan kedamaian.

Seorang anak menyapa dirinya dengan penuh keberanian ... meski Sang Raja memberi titah untuk tidak berbicara kepada orang asing.

"Wahai dikau yang berbulu lembut, siapakah gerangan? aku baru melihatmu di negeri ini, apakah kau seorang Raja, mengapa kau begitu subur ... ? aku pun iri melihatmu!"

"Bukan ... aku hanya rakyat jelata, perkenalkan namaku Berry alias Beruang, di negeriku aku hidup makmur tidak ada satu pun kekurangan di sana ... kami hidup rukun ... selalu bekerjasama, bila ada yang susah kami langsung membantunya."

"Alangkah gembiranya bila aku tinggal di negerimu, ucap anak kecil tersebut."

"Oh silakan ... kami akan menerima dengan senang hati, kami selalu memuliakan tamu ... " ucap Berry sambil merapikan bulu-bulunya.

Ternyata seluruh Penduduk Eskuistria termasuk keluarga kerajaan mendengar percakapan Berry dengan Anak Kecil tersebut. Mereka pun tertarik untuk pergi bersamanya.

Sang Raja yang sedang tertidur lelap pun terbangun, perutnya terasa lapar ... dipanggil dayang dan panglima yang selama ini mengurus keperluannya.

Pemimpin Eskuistria pun terkejut ... betapa sunyinya negeri ini. Dia pun melihat sekelilingnya dan pergi keluar istana tidak ada satu pun makhluk di sekitarnya.

Sehari, dua hari dia masih bertahan dengan hidup mengandalkan persediaan makanan. Akhirnya dia pun tersadar dengan kepemimpinannya.

Setiap hari Sang Raja menunggu di luar Istana, berharap ada keluarga dan rakyatnya yang akan kembali.

Musim dingin pun tiba, dia hanya terdiam, salju mulai berjatuhan dari langit ... lama kelamaan Sang Raja pun tertutup oleh serpihan salju.

Tahun demi tahun silih berganti, ketika keluarga dan penduduk Eskuistria kembali ... tidak ada lagi Sang Raja, yang terlihat hanya Boneka Salju.

Sejak saat itu Kerajaan Eskuistria menjadi Kerajaan yang makmur, rukun, selalu menolong orang yang kesusahan dan memuliakan tamu.



"Kesombongan dan keserakahan tidak akan membuatmu bahagia."(NH)


#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 031118

Sabtu, 08:29

pic. dokumen di wa suami

DWPF DWPFCernak bonekakejujuran gadget dongengbbb


[cerita anak] Berteman Dengan Rayap



[cerita anak] Berteman Dengan Rayap

Masha meratapi nasib perpustakaan yang begitu kotor. Dia menyesal tidak mentaati perintahnya.

Dahulu perpustakaan tersebut sangat tertata rapi, terdapat banyak buku-buku bacaan yang sangat digemari oleh berbagai usia.

Gadis Kecil itu datang ke perpustakaan tersebut, dia sangat bahagia berada di sana. Semua menjadi lahapannya.

Setiap hari bisa 100 buku yang dia baca, itu salah satu kegemarannya ... sehingga dia selalu berprestasi.

Setelah merasa semuanya telah terbaca, dicari kembali buku-buku yang belum dibaca,  pada akhirnya ia terlupa untuk merapikan kembali ... buku-buku pun terserak di mana-mana.

"Wahai gadis kecil apa yang kamu lakukan terhadapku, tolong rapikan kembali posisiku ... biarkan aku menjadi temanmu tanpa harus menyakitiku, ucap buku."

"Sudahlah buku aku lelah, nanti saja aku tata kembali."

Tanpa mempedulikan kondisi buku-buku itu Masha berlalu dan meninggalkan perpustakaan dengan keadaan yang berantakan.

Ketika Gadis Kecil itu kembali ke perpustakaan dia sangat terkejut dengan keadaan buku-buku tersebut.

"Kenapa dengan kalian ... apa yang terjadi? ucap Masha dengan memegang erat bukunya.

"Apakah kamu lupa apa yang kau perbuat kepada kami? sejak kamu meninggalkan kami dengan keadaan tidak tertata, tidak ada lagi yang mau membaca di perpustakaan ini! ucap buku yang sangat merindukan sentuhan tangan-tangan manusia."

"Aku sangat berterimakasih kepadamu Gadis Kecil, karenamu kami bisa melahap buku-buku ini. ucap Rayap yang sedang memakan buku itu."

"Maafkan aku .... " dengan tangisan Masha menyesali perbuatannya

Sejak saat itu dia pun selalu merapikan kembali buku yang sudah dibaca. Tidak ada lagi buku-buku yang akan berteman dengan Rayap, dia akan selalu menjaganya.


Hikmah apa yang bisa dipetik dari cerita di atas???


#Keep smile & Istiqamah

Jakarta, 031118

Sabtu, 22:05

Pic. Pinterest.com

DWPF DWPFCernak bukudongeng gadget kerinduanboneka BBB



[cerita anak] Ketika Beruang, Gajah dan Kudanil Dalam Satu Truk

[cerita anak] Ketika Beruang, Gajah dan Kudanil Dalam Satu Truk

Berry adalah Beruang Putih yang baik hati dan penuh semangat, dia tinggal di Kutub Utara.

Semua hewan adalah sahabatnya tanpa terkecuali Pororo ... Penguin kecil yang imut yang berada di Kutub Selatan.

Ketika hati dilanda rindu Berry begitu gelisah.

"Pororo bagaimana kabarmu? sudah lama kita tidak berjumpa ... aku kangen,"  ucap Berry yang kala itu sedang menuju ke hutan.

Gajo merupakan Gajah yang begitu lemah lembut dan suka berbagi, dia mendengar keluhan sahabatnya Berry.

"Apakah engkau mau ke rumah Pororo, Berry?"

"Iya ... aku sangat merindukannya."

"Bolehkah aku ikut? " ucap Gajo dengan memutar-mutarkan ekornya.

"Boleh ... dengan senang hati, biar perjalananku tidak membosankan."

Saat di jalan Berry dan Gajo bertemu dengan Hipo, Kudanil yang suka menguap dan tidak sabar.

Ternyata Hipo pun tertarik untuk bertemu dengan Pororo juga, akhirnya tiga sahabat berjalan menelusuri hutan. Dengan langkah yang menggetarkan tanah.

Ketiganya berjalan sudah seperti model berjalan di catwalk, lenggak lenggok gemulai dari tubuh yang begitu besar.

Jarak antara Kutub Utara dan Kutub Selatan yang begitu jauh, membuat ketiganya terasa lelah.

"Betapa lelahnya aku Berry, bagaimana denganmu Hipo?" ucap Gajo yang sering mengibaskan telinga saat dia kepanasan.

"Aku pun sama ..., " ucap Berry dan Hipo.

Tetapi jiwa semangat Berry tidak menghilangkan gairah mereka untuk bertemu Pororo.

Saat sedang melepas lelah ada sebuah truk melewati mereka. Dengan spontan Gajo mengulurkan belalainya menghentikan truk tersebut.

Dengan susah payah Gajo menaiki truk tersebut. Sifatnya yang suka berbagi tersentuh ... tidak mungkin hanya Gajo yang naik truk, Berry dan Hipo pun harus ikut bersamanya, susah senang selalu bersama. Itulah arti persahabatan.

Gajo yang sudah berhasil menaiki truk tersebut turun kembali, berharap Hipo yang lebih kecil agar naik terlebih dahulu.

"Ayolah Hipo jangan malas bergerak coba masuk terus, hingga kita bisa naik bersama!"  ucap Berry dan Gajo dengan sekuat tenaga mendorong Hipo ke dalam truk tersebut.

Hipo pun berhasil naik ke atas truk, giliran Berry ... dengan mudah dia menaiki truk meski hanya bagian depannya saja.

"Aduh pie iki Gajo ... aku pun tak bisa menaiki seluruh tubuhku, bagaimana kamu mau masuk?" Berry pun turun kembali, sambil berpikir bagaimana kami bisa naik  bersama.

Berulang kali mereka naik turun memikirkan bagaimana bisa menaiki mobil truk bersama, agar lebih cepat melepas kerinduan dengan Pororo terobati.

Usaha mereka sia-sia, ternyata sama saja ... semangat Berry tidak membuat mereka lelah.

Mereka pun tak putus asa, walau tidak mungkin truk sekecil itu mengangkut mereka bertiga.

Berry masih berpikir bagaimana caranya masuk ke dalam mobil truk dengan mudah. Tiba-tiba Gajo bersin, udaranya mengenai Berry dan Hipo.

Ajaib ... udara yang dikeluarkan oleh Gajo membuat Hipo dan Berry mengecil.

"Sungguh besar semangat kalian, walaupun semuanya tidak terasa mungkin, tetapi kalian tidak putus asa untuk berusaha, itulah hidup harus melewati begitu banyak rintangan kalau tetap berusaha akhirnya tercapai juga!" ucap supir truk yang merasa kagum dengan semangat tiga sahabat tersebut untuk mencapai keinginannya.

Akhirnya mereka bertiga bisa menaiki truk bersama-sama dan melepas rindu dengan sahabatnya Pororo di Kutub Selatan.





"Berjuang untuk mencapai keinginan tanpa putus asa walau segala rintangan menghadapi."(NH)

Dream Of Beatle

#Keepsmile&Istiqamah

Jaksel, 051118

Minggu, 16:27

pic. pinterest.com

pic. Rin Muna

Clue : kerinduan, gadget, dongeng, boneka, buku, sahabat

 Ide untuk clue sahabat didapat saat sedang bermain bersama anak, dia marah-marah ketika boneka Gajah harus dinaikkan bersama Hipo dan Beruang jatuh terus.

Hipo dan Beruang berukuran kecil saya naikkan di depan atap mobil truk.

Gajah di belakang sendirian, walau terus terjatuh.

Ibunya tidak sabar, tetapi lucu juga kalau dituangkan dalam tulisan.

Cernak ibu persembahkan untukmu putra kecilku, love u Harun.

End

DWPF DWPFCernak sahabat


[cernak]- Asal Usul Ikan Tidak Mempunyai Lidah


DSB - Asal Usul Ikan Tidak Mempunyai Lidah

"Hai, Nemo ke sini kamu! Membersihkan karang yang begitu mudah saja kamu tidak mampu!" hardik sang Gugu, gurita cerdas yang sombong.

Gurita, hewan invertebrata yang paling cerdas, karena kecerdasannya dia suka menghina teman-temannya.

pic. gofreedownload.net

Mereka hidup di samudera yang luas. Di sanalah terdapat Kerajaan Kesucian, ada Nemo seekor Ikan yang lucu, Gurita, Guri yang pintar tetapi sombong, Ubub, Ubur-ubur yang suka menyengat, Rara, Kura-Kura yang lambat, dan Kuda Laut, dia paling kecil diantara teman-temannya.

"Nemo ... kamu kenapa selalu diam kalau Guri suka menghardikmu?" tanya Rara.

Nemo hanya tersenyum kecil mendengar celotehan teman-temannya.

"Belajarlah dari Nemo teman-teman, dia begitu sabar," sahut Ubub.

Guri datang menghampiri teman-temannya yang sedang asyik  membicarakan kejelekannya.

 "Hus ... hus ... Guri menuju kemari, diamlah nanti kalian kena marah juga," ucap Kula, Kuda Laut yang gagah namun lembut hatinya.

"Teman-teman, besok aku akan melakukan perjalanan bersama keluargaku, kalian selama tidak ada aku jangan ada yang nakal, tetap bersihkan kerajaan ini!" ujar Guri.

Mereka semua mengiyakan permintaan Guri, mereka begitu senang atas kepergiannya.

Ketika mereka sedang asyik bermain datanglah Cucu, seekor Cumi-Cumi ... mereka mengira Cucu adalah Guri, karena memang tampak sama.

Guri mempunyai delapan tentakel, sedangkan Cucu sepuluh, cara bergeraknya pun berbeda Guri bisa berenang dan merayap, Cucu hanya bisa berenang.

"Hei Guri cepat sekali kamu pulang, apakah perjalanan kamu kurang menyenangkan?" ucap Rara yang sedang asyik bersantai.

"Perjalanan ... ? aku baru tiba di kerajaan ini, aku perantau dari kerajaan seberang." Cucu pun tampak kebingungan.

Teman-temannya tidak mempercayai ucapan Cucu, mereka berpikir ini hanyalah tipu muslihat Guri.

Cucu merasa senang atas perlakuan Kerajaan Kesucian, baru kali ini dia diperlakukan sangat istimewa selama masa perantauan.

Dia pun menikmati ini dan mengambil kesempatan, sikapnya pun sama dengan Guri tetapi dia lebih santai dan pemalas, hanya bermain saja yang dilakukan.

Guri yang telah usai dalam perjalanannya nampak bingung, kenapa tidak ada teman-temannya yang menyambut.

"Apa yang kalian lakukan! kenapa kerajaan begitu kotor? lirih Guri yang begitu sangat marah.

Cucu yang sedang bermain bersama teman-temannya tetap santai dengan kehadiran Guri, dia yang sekarang berkuasa.

"Hei kamu siapa? kenapa kamu sangat mirip denganku, ah tetapi aku lebih hebat darimu, kamu hanya bisa berenang, sedangkan aku ... ?!" gumam Guri yang tidak terima posisinya tergantikan.

"Hahaha ... kita sama-sama mahluk bertentakel apa yang kamu sombongkan, aku yang lebih hebat ... aku punya sepuluh tentakel!" Cucu pun menanggapi tidak mau kalah.

Teman-temannya pergi menjauh tidak ingin terlibat dalam perkelahian dua tentakel tersebut.

"Hei Nemo, ini kesempatan kita untuk menyingkirkan Guri, dia begitu sombong ... ayolah kita sebarkan kabar tentang keburukannya." ucap Kula yang sering tersakiti.

"Guri atau Cucu, mereka sama saja," sahut Rara.

"Cucu lebih santai, kita tidak bersusah payah bekerja," Ubub pun menanggapi, sengatannya kadang mengenai teman-temannya.

Teman-temannya pada ribut untuk menyingkirkan Guri, dengan melakukan perkataan yang tidak baik. Nemo hanya terdiam tidak ikut terbawa emosi.

"Nemo bolehkah aku tahu, kenapa kamu tidak pernah berbicara, tidak ikut-ikutan ngomongin Guri yang sombong, padahal diakan sering jahat juga sama kamu." ucap Kula.

Rara dan Ubub pun ikut mendengarkan percakapan mereka, meski seringkali tetap membicarakan keburukan Guri dan Cucu.

"Tahukah kamu, dahulu kala nenek moyangku melakukan hal yang sama, suka memfitnah dan menggunjing, tanpa di usut kebenaran tentang suatu berita, lalu Sang Pencipta murka, lalu Dia menghilangkan lidah kami."

"Bukankah tujuan Guri baik, dia mengajarkan kita kebersihan dan disiplin, meski ucapannya sangat mengganggu kita," ujar Nemo menanggapi pertanyaan teman-temannya selama ini.



Kira-kira nyambung tidak ya ceritanya, hehe ... sistem sks, ikut meramaikan challange MeRadio



Salah seorang sahabat pun bertanya, "Kenapa ikan tidak mempunyai lidah?"

Sabda Rasulullah s.a.w, "Setelah Allah selesai menciptakan Adam a.s. maka di perintahkan malaikat agar tunduk sujud kepadanya.

Semua malaikat patuh pada perintah itu kecuali iblis. Oleh karena iblis enggan sujud maka Allah melaknatnya serta mengusirnya keluar dari syurga dan dihapuskan wajahnya, iblis di turunkan ke bumi lalu dia pergi ke laut. Pertama yang di jumpai oleh iblis ialah ikan."

Iblis menceritakan kekurangan Adam a.s kepada ikan. Katanya "Sesungguhnya Adam itu sangat suka memburu dan membunuh binatang-binatang yang ada di laut dan juga di darat."

Setelah ikan mendengar kata-kata iblis itu, ia pun segera menyebarkannya kepada binatang laut yang lain berita tentang Adam a.s.

Allah tidak menyenangi perbuatan ikan inilah lalu dihilangkan lidah ikan agar tidak menyampaikan berita yang tidak sebenarnya.


"Seburuk-buruknya orang di mata kita, tidak ada hak untuk menghina atau menyebar fitnah."(NH)

Ref. Buku Di balik Ketajaman Mata Hati, sekuat otak bekerja untuk mengingat siapa pengarangnya, tetap tidak bisa.

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 071118

Rabu, 16:37

DSBAsalusul Ikan Tidak Mempunyai LidahDongengDibalik Ketajaman Mata Hati BBBDWPF Meradio


[cernak]Maruko Kembali Tersenyum Atas Desakan Sang Ibu



Maruko Kembali Tersenyum Atas Desakan Sang Ibu

Maruko masih menyimpan bara api di dadanya, niat membalas Hamaji pun siap dilaksanakan.

"Marukooooo ..., " teriak Sumire Sakura, Ibu Maruko yang terkenal dengan keiritannya.

"He ... ibu! kau selalu mengganggu saja, tidak boleh anaknya senang sedkit," sahut Maruko yang sedang menghayal pembalasan untuk Hamaji.

"Cepat! ada telepon dari Hamaji."

Maruko enggan melangkah dari kamarnya, apalagi setelah tahu Hamaji yang menelpon, tetapi atas desakan ibunya dia keluar kamar juga.

"Ibu ... tolong bilang kepada Hamaji, aku sedang ke rumah Tamae."

"Ibu kau suruh berbohong ...! Dengan bara api disekujur tubuhnya, Maruko pun langsung menerima telpon.

Wahai pipi yang kemerahan

Wajahmu bulat bagai bola

Rambut bergaya helm

Bila kau tersenyum seperti Kuda

Alangkah bahagia hatiku melihat goresan itu

Maruko ...

Kenapa kau tidak mau memaafkan aku

Betapa keras hatimu

Maafkanlah diriku ....

Cicak-Cicak di dinding

Diam-diam merayap

Cicak karet kulempar

Cembetut yang kau balas

Lihatlah Tamae

Dia begitu manis

Senyumnya begitu rupawan

Bisakah kau seperti dia

Ichi ... Ni ... San ... 

Odaijini

Bahagialah selalu

Aku merindukan senyummu itu 

Beruntung Maruko tidak mendengarkan telpon dari Hamaji ... puisinya malah menambah kemarahannya.

Hamaji ... Hamaji ... begitu polosnya dirimu.

***

Tamae mendengarkan pembalasan yang akan dilakukan Maruko. Dia memang sahabat yang baik selalu mendukung keputusan Maruko, meski selalu bertolak belakang dengan keinginannya.

"Maruko, apakah tidak baik kau melakukan pembalasan kepada Hamaji?"

"Tenang Tamae, kau menjadi penonton saja ... oke!" dengan senyum sinisnya.

Ternyata Hari pembalasan sirna, Hamaji terserang flu sehingga dia tidak masuk ke sekolah. Maruko pun menjadi suntuk semua yang direncanakannya gagal total.

"Tamae ... bolehkah aku bawa ular karet ini?"

"Buat apa Maruko ... ? nanti kalau ibumu tahu, kau bisa dimarahi," sahut Tamae dengan suaranya yang begitu lembut.

"Bisa diatur itu Tamae. he ... he ... he .... "

Lagi-lagi Tamae menuruti apa yang diminta Maruko.

***

Ibu memeriksa tas Maruko dan menemukan ular karet tersebut. Rumah pun menjadi gempa bumi, mendengar teriakannya.

"Oh ... tidaak! benar kata Tamae, kau memang selalu benar, huff."

Keluarga pun berkumpul, Sakiko, kaka Maruko ikut memarahinya, hanya kakek yang merasa sedih melihat Maruko.

Maruko dan ibunya pergi ke rumah Hamaji, agar dirinya mau memaafkan temannya itu.

"Ingat apa janjimu tadi Maruko, kalau kau tidak tersenyum, uang jajan selama seminggu tidak ibu berikan!"

"Iiyaa ibu," sahut Maruko ... di otaknya hanya uang jajan yang dipikirkan.

Mereka disambut hangat oleh keluarga Hamaji, dia yang sedang sakit senang atas kedatangan Maruko.

"Kalau bukan karena uang jajan,tidak rela aku memberikan senyum termanisku ini," ujar hati Maruko, ketika teringat lemparan cicak itu.

"Untung aku bawa ular karet ini," ucap Maruko yang secara diam-diam mengambil mainan tersebut dari ruang tamu.

Akhirnya Maruko berhasil balas dendam kepada Hamaji. Dia pun pingsan dibuatnya ketika membuka kantong kresek dari Maruko.

***

Di sekolah

"Maruko kenapa kamu tertawa sendiri?" tanya Tamae ketika melihat temannya begitu sumringah.

"Aku sudah berhasil membalas dendamku kepada Hamaji, uang jajan pun tetap kudapat."

"Maruko kamu ko jahat ... !" ucap Tamae yang sedih memikirkan Hamaji yang sedang sakit.

Esok harinya ketika mau berangkat ke sekolah, Maruko menunggu Sang Ibu memberikan uang jajan ....

"Mulai tujuh hari ke depan kau tidak ibu kasih uang jajan!"

"Kenapa ibuuu ... ?"  Maruko pun memelas.

"Kamu pikir ibu bisa dibohongi! tadi di pasar Ibu Hamaji mengembalikan ular karet ini, kata Hamaji ... kau meninggalkannya saat kemarin menjenguknya," bentak Ibu Maruko, sulutan api berkobar-kobar di sekujur tubuhnya.

***

Memang seorang ibu tidak bisa dibohongi oleh anaknya, senyuman yang tidak tulus dan balas dendam tidak membawa hasil apa pun.

Selamat menikmati Maruko dan Hamaji!


Ikuti kisah telenovela kartun selanjutnya with Elfaza.

#Keep smile&Istiqamah

Selasa,131118

Jakarta,  14:29


Pic.youtube

Pic. Rin Muna

Odaijini ucapan teman dirawat ( semoga cepat sembuh), akhirnya malah Hamaji yang terserang flu.

DWPF telenovelakartunchibimarukochan cahaya ElfazaBBB


[cernak]Maruko Memaafkan Hamaji



Maruko Memaafkan Hamaji

Episode sebelumnya klik di sini

Ketika tiga sahabat itu meninggalkan rumah sakit, dokter dan para perawat berlari menuju ruang ICU, Maruko, Tamae, dan Hanawa mengurungkan niatnya untuk pulang.

Orang tua Hamaji menangis tiada henti, lantai rumah sakit banjir oleh air matanya.

"Hamaji kenapa ibu ..., ? tanya Maruko.

Ibu Hamaji tidak menjawab, dia tiada henti menangis. Dokter Mamoto Ester keluar dari ICU, dia mengatakan Hamaji tidak tertolong lagi.

Maruko pun berlari menuju ruangan Hamaji, rasa sesal tidak mau memaafkan dengan setulus hati. Ibu Hamaji menatap sinis Maruko, bola matanya seakan ingin keluar, taring gigi seolah siap menyantapnya.

Dia teringat ular karet yang dititipkan ibunya di pasar, semua kejadian yang menimpa anaknya, Hamaji.

Maruko langsung berlari .... Rasa takut, sesal semua menjadi satu.

"Marukooo ...!"

Dia terjatuh oleh airmata ibu Hamaji. 

Debuk ....

***

"Marukoooo ... banguuun! teriak Ibu Maruko.

Ternyata dia hanya bermimpi, Hamaji telah tiada. Maruko pun langsung memeluk erat sang ibu.

"Ibuu ... Maruko bermimpi buruk, Hamaji kecelakaan dan dia meninggal," isak tangis pun pecah.

"Sudahlah Maruko, kenapa hatimu belum bisa memaafkan Hamaji?" tanya ibunya.

"Iya ibu ... Maruko sudah memaafkan Hamaji, Ma ... ma ... ruko tidak mau mimpi Maruko menjadi kenyataan," jawabnya dengan suara parau.

"Ibu ... Marukokan sudah memafkan Hamaji, uang jajannya ...? " dalih Maruko yang masih mengharap uang jajannya kembali.

"Marukooo ...!" Seperti biasa emosi tingkat tinggi, api berkobar di sekujur tubuhnya.

***

Di sekolah ....

Tamae begitu senang, Maruko telah ikhlas memaafkan Hamaji.

"Pagi Hamaji ..., " sapa Maruko dengan senyuman termanisnya.

"Pagi Maruko ..., " sahut Hamaji dengan mata berkaca-kaca.

Senyum tulus, ikhlas memaafkan membuat mereka rukun kembali. Saat istirahat ketika Maruko dan Tamae sedang berbincang ... tanpa sengaja Bo yang sedang bercanda dengan Nagawa melempar kulit pisang ke arah Maruko.

"Boooo ...! awas kamu ... tunggu pembalasanku!" ucap Maruko.

Maruko ... Maruko lepas dari Hamaji sekarang berurusan dengan Bo. Kapan mau belajarnya!

Ikuti episode terakhir telenovela kartun with Elfaza >< Cahaya

#Keepsmile&Istiqamah

Jakarta, 161118

Jum’at:18:31