Sabtu, 05 Januari 2019

Cahaya di Seberang Lautan

Oleh: Raein, teruntukku


Berjanji duka mengintegralkan rasa menemui janji bersama 


Ada rindu yang terjebak dalam tabung rasa tanpa penutup


Membiarkan rindu berhamburan menghantam samudra 


Melawan ombak tanpa bisa kuhitung kecepatan laju rasaku yang semakin berderu 


Kucoba cara yang berbeda meski akan sama 


Kuiringi setiap tarian jemari dengan menurunkan rindu 


Menyusuri setiap setapak hati yang dideru rindu 


Menjelma dalam kalam senyum manis meski tiada mampu kugambar 


Kurva senyum dalam diagramnya Namun bersama khayal telah kujumpa 


Cahaya dari lautan yang terpancar samar Samar memberi kehangatan dalam ruang rindu 


Mengobati setiap luka ingin jumpa yang tak mampu terwujud 


Kupeluk engkau erat dalam khayalku Meski tak mampu kurasa hangat tubuhmu


Cahayaku ....


Tetaplah bersinar menerjang rindu tanpa ampun 


Sebab meski kurasa sakit aku menikmatinya 


Jangan kau pernah lupa menyapa mentari 


Meski tiada pernah aku hadir dalam pandanganmu 


Sebab, kurasa bahagia berjumpa denganmu dalam mimpiku


Polman, 27 Desember 2018

Kamis, 08:08

Note: Raein adalah seorang adik di dunia Maya yang belum lama saya kenal, sosoknya yang kadang tak bisa ditebak, mengingatkanku kepada almarhumah adikku yang mendorong saya mengenal dunia literasi, makasih for u ... lope ... lope

1 komentar: