Oleh: Raein, teruntukku
Berjanji duka mengintegralkan rasa menemui janji bersama
Ada rindu yang terjebak dalam tabung rasa tanpa penutup
Membiarkan rindu berhamburan menghantam samudra
Melawan ombak tanpa bisa kuhitung kecepatan laju rasaku yang semakin berderu
Kucoba cara yang berbeda meski akan sama
Kuiringi setiap tarian jemari dengan menurunkan rindu
Menyusuri setiap setapak hati yang dideru rindu
Menjelma dalam kalam senyum manis meski tiada mampu kugambar
Kurva senyum dalam diagramnya Namun bersama khayal telah kujumpa
Cahaya dari lautan yang terpancar samar Samar memberi kehangatan dalam ruang rindu
Mengobati setiap luka ingin jumpa yang tak mampu terwujud
Kupeluk engkau erat dalam khayalku Meski tak mampu kurasa hangat tubuhmu
Cahayaku ....
Tetaplah bersinar menerjang rindu tanpa ampun
Sebab meski kurasa sakit aku menikmatinya
Jangan kau pernah lupa menyapa mentari
Meski tiada pernah aku hadir dalam pandanganmu
Sebab, kurasa bahagia berjumpa denganmu dalam mimpiku
Polman, 27 Desember 2018
Kamis, 08:08
Note: Raein adalah seorang adik di dunia Maya yang belum lama saya kenal, sosoknya yang kadang tak bisa ditebak, mengingatkanku kepada almarhumah adikku yang mendorong saya mengenal dunia literasi, makasih for u ... lope ... lope
Kadang nggak bisa ditebak, hhhaa
BalasHapus